DR. MULYONO Panduan Akses Data DJP
Gratis · Panduan 20 Halaman

105 Pihak Sudah Menyetor Data Anda ke Kantor Pajak.
Sudah Tahu Data Apa Saja?

Panduan lengkap data Wajib Pajak yang dapat diakses kantor pajak untuk pemilik usaha dan tim keuangan: 10 kategori data, siapa yang menyetor, apa isinya, dan seberapa sering — dirangkum dari PMK 8 Tahun 2026 beserta Lampiran A, ditambah bab bonus rekening bank dan investasi (UU 9/2017 & PMK 108/2025).

  • Peta 10 kategori data — dari kepabeanan sampai saldo rekening, satu halaman satu kategori
  • Rincian per instansi — data apa yang diserahkan dan jadwal setorannya, dalam tabel
  • Bahasa sehari-hari — lengkap dengan kamus istilah: SLIK, baki debet, ekualisasi, AEoI
  • Dibuka langsung di browser — tanpa unduhan, bisa dibaca dari HP kapan saja
DR. Mulyono
DR. Mulyono Disusun dari teks resmi PMK 8/2026 beserta Lampiran A. Setiap halaman mencantumkan sumber peraturannya, dan status keberlakuannya dicek langsung ke JDIH Kementerian Keuangan.
Akses Gratis

Buka Panduan 20 Halaman

Isi 3 data di bawah — panduan langsung terbuka di halaman berikutnya.

Dipakai untuk menyapa Anda di dalam panduan.
Nomor HP Indonesia, 10–13 digit. Contoh: 081234567890.
Harus lengkap dengan domain. Contoh: nama@gmail.com, nama@yahoo.com.

Dengan mengirim data ini Anda setuju dihubungi terkait materi edukasi perpajakan dari DR. Mulyono. Data Anda tidak diperjualbelikan dan bisa berhenti kapan saja.

Tanpa biaya · Tanpa unduhan · Bisa dibaca kapan saja

0 Instansi, lembaga, asosiasi & pihak lain yang wajib menyetor data ke DJP Sumber: Lampiran A PMK 8 Tahun 2026 (52 kelompok ILAP)
0 kategori Kelompok data — dari kepabeanan, kredit bank, properti, sampai saldo rekening Pengelompokan tim penyusun atas Lampiran A PMK 8/2026
0 bulan Batas waktu ILAP menjawab surat permintaan data tambahan dari DJP Sumber: Pasal 5B PMK 8 Tahun 2026
Isi Panduan

Empat hal yang membuat panduan ini berbeda

Bukan salinan peraturan. Ini pemetaan praktis: siapa memegang data Anda, apa isinya, kapan dikirim, dan angka mana yang akan disandingkan dengan SPT Anda.

Peta 10 kategori data

Seluruh 52 kelompok ILAP dikelompokkan jadi 10 kategori yang mudah diingat, dengan kode K1–K10 sebagai legenda di setiap halaman.

Tabel rincian per instansi

Contoh data yang diserahkan tiap pihak dan jadwal setorannya — bulanan, semesteran, tahunan, atau sesuai permintaan.

Dasar hukum sampai pasal

PMK 8/2026 Pasal 1, 5A, 5B, 5C; Pasal 35A UU KUP; PP 31/2012; UU 9/2017 dan PMK 108/2025 — dengan sumber resmi di tiap halaman.

Kamus istilah

SLIK, baki debet, kolektibilitas, agunan, ekualisasi, AEoI/CRS, CARF, NJOP dan NPOP — dijelaskan dalam bahasa sehari-hari.

Cuplikan Peta

Sepuluh kategori — klik untuk melihat isinya

Ini legenda yang dipakai di seluruh panduan. Tandai dua sampai tiga kategori dengan eksposur terbesar bagi usaha Anda.

Rincian tiap kategori — nama instansi, isi data, dan jadwal setorannya — ada di dalam panduan.

Cuplikan Isi

Tiga contoh data yang sudah ada di tangan DJP

Kalau salah satu di bawah ini membuat Anda berhenti sejenak, panduan ini memang ditulis untuk Anda.

Kategori K2 · OJK
“Laporan keuangan yang Anda serahkan ke bank saat mengajukan kredit.”

Enam blok data SLIK disetor tahunan: identitas debitur, fasilitas kredit, plafon dan baki debet, kolektibilitas, agunan, sampai laporan keuangan debitur.

Lampiran A PMK 8 Tahun 2026
Kategori K6 · BPJS
“Total gaji setahun yang Anda bayarkan, menurut catatan BPJS Ketenagakerjaan.”

Data pemberi kerja, jumlah tenaga kerja WNI dan WNA, total upah setahun, serta identitas pegawai — pembanding beban gaji di pembukuan dan SPT PPh Pasal 21.

Lampiran A PMK 8 Tahun 2026
Kategori K10 · Rekening
“Saldo rekening per 31 Desember beserta bunga setahun.”

Dilaporkan otomatis untuk orang pribadi bila saldo mencapai Rp1 miliar; rekening badan usaha dilaporkan tanpa batas saldo. Rekening efek dilaporkan berapa pun nilainya.

UU 9 Tahun 2017 · PMK 108 Tahun 2025

Tujuh kategori lainnya membahas kepabeanan dan setoran pajak, legalitas usaha dan pemilik manfaat, identitas dan perlintasan imigrasi, properti dan pajak daerah, sumber daya alam, perdagangan dan logistik, sampai perizinan dan ekonomi digital.

Buka Semua 10 Kategori →
Kenapa Ini Penting

DJP tidak lagi menunggu SPT Anda. Datanya datang lebih dulu.

Tiga hal yang berubah sejak setoran data berjalan pada 27 Februari 2026.

🔁

Satu transaksi, tiga sumber

Manifest kapal, dokumen PIB/PEB, dan surat keterangan asal barang menggambarkan transaksi yang sama dari tiga arah. Selisihnya terlihat tanpa perlu bertanya kepada Anda.

📊

Angka pembanding bertambah

Total upah versi BPJS Ketenagakerjaan, laporan keuangan versi bank, dan nilai agunan menjadi pembanding baru di samping pembukuan dan SPT Anda.

✉️

Ada jalur permintaan tertulis

Bila data rutin dinilai belum memadai, DJP dapat meminta data tambahan lewat surat. Pihak yang diminta wajib menjawab paling lama satu bulan.

“Selisih yang Anda jelaskan lebih dulu jauh lebih murah daripada selisih yang ditanyakan lewat surat.”

Penyusun Panduan

Ditulis dari teks resmi peraturan, dibaca dengan kacamata praktisi

DR. Mulyono
DR. Mulyono
SH, SE, Ak, MH, MM, MKn, CPA, CA, CMA, CFP, BKP

Doktor hukum (Universitas Jayabaya), magister keuangan (UI), hukum (Unpad), dan kenotariatan (UPH). Kuasa hukum Pengadilan Pajak, advokat PERADI, dan guest lecturer Universitas Indonesia. Lebih dari 15 tahun mendampingi pemilik usaha menghadapi SP2DK, pemeriksaan, keberatan, dan banding.

  • Pendiri program edukasi Taxpreneur Mastery untuk pemilik usaha dan tim keuangan
  • Materi disusun mengacu peraturan yang berlaku, dengan sumber resmi tercantum di tiap halaman
  • Fokus pada kesiapan dokumen dan ekualisasi, bukan pada janji hasil tertentu
Kuasa Hukum Pengadilan Pajak Advokat PERADI Guest Lecturer UI CPA · CA · CMA · CFP · BKP
Setelah Membaca Panduan

Dua cara melangkah lebih jauh

Panduan ini membantu Anda memetakan. Kalau ingin dibedah bersama atau situasinya sudah berjalan, ada dua jalur berikut.

Konsultasi perpajakan via WhatsApp

Konsultasi untuk memahami risiko perpajakan yang Anda hadapi dan bagaimana memitigasinya. Ceritakan singkat situasi Anda — tanpa perlu mengirim dokumen apa pun.

  • Tanpa biaya, tanpa kewajiban lanjutan
  • Cocok bila Anda sudah menerima SP2DK berbasis data pihak ketiga
  • Dijawab langsung oleh tim DR. Mulyono
Hubungi WA
Belajar Mendalam

Webinar Taxpreneur Mastery

Strategi menghadapi SP2DK dan pemeriksaan dari kantor pajak bersama DR. Mulyono — pembahasan aturan yang berlaku, studi kasus, dan sesi tanya jawab langsung.

  • Cara membaca profil data Anda sendiri di mata DJP
  • Menyusun kertas kerja ekualisasi pembukuan ↔ SPT ↔ data pihak ketiga
  • Menyiapkan protokol respons sebelum surat klarifikasi datang
Lihat Jadwal & Daftar Webinar →
Pertanyaan Umum

Sebelum Anda mengisi form

Panduannya benar-benar gratis?

Ya. Tidak ada biaya dan tidak ada pembayaran apa pun. Anda cukup mengisi nama, nomor WhatsApp, dan email — panduan langsung terbuka di halaman berikutnya.

Apakah saya perlu mengunduh file?

Tidak. Panduan dibuka langsung di browser, satu halaman satu topik, dengan tombol halaman berikutnya dan sebelumnya. Bisa dibaca dari HP maupun komputer, dan posisi baca terakhir Anda tersimpan otomatis.

Saya bukan orang pajak. Apakah masih relevan?

Panduan ini justru ditulis untuk pemilik usaha, direksi, dan tim keuangan. Istilah teknis seperti SLIK, baki debet, dan ekualisasi dijelaskan dengan bahasa sehari-hari, dan tersedia kamus istilah di halaman 17.

Apakah isinya sudah sesuai peraturan terbaru?

Materi disusun mengacu PMK 8 Tahun 2026 (berlaku sejak 27 Februari 2026) beserta Lampiran A, serta UU 9/2017 dan PMK 108/2025 untuk bab rekening dan investasi. Status keberlakuan tiap aturan dirangkum di halaman 17. Ketentuan perpajakan dapat berubah — selalu periksa teks resmi terbaru di JDIH Kementerian Keuangan sebelum mengambil keputusan.

Apakah panduan ini menggantikan konsultasi?

Tidak. Panduan ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan pendapat profesional atas kasus tertentu. Setiap Wajib Pajak memiliki fakta, struktur, dan profil risiko yang berbeda. Untuk kasus yang sedang berjalan, silakan hubungi tim kami melalui WhatsApp.

Data saya dipakai untuk apa?

Nama, nomor WhatsApp, dan email dipakai untuk mengirimkan materi edukasi perpajakan serta informasi kelas dan webinar. Data tidak diperjualbelikan kepada pihak lain, dan Anda bisa meminta berhenti menerima informasi kapan saja.

Satu Langkah Lagi

Datanya sudah mengalir sejak Februari 2026. Pemetaannya belum tentu sudah Anda punya.

Ambil panduan 20 halaman ini sekarang, lalu tandai kategori mana yang paling menyentuh usaha Anda — sebelum selisihnya ditanyakan lewat surat.

Buka Panduan Gratis Sekarang →
Panduan 20 Halaman Gratis · tanpa unduhan
Ambil Sekarang